Opini: Beli Oli, Ganti Oli (2) Solusi?


Note: Tanpa maksud untuk menjelekkan atau mengunggulkan salah satu produk. Telah diuji coba pada motor sendiri dan resiko ditanggung sendiri jika mengaplikasikannya.

kphmph-wordpress-com mio belakang(68)

Gear Oil Yamaha Mio

menyambung artikel Opini: Beli Oli, Ganti Oli (1) . Saat beli oli Yamalube matic dan Pertamina Enduro 4T Racing 1L kemarin, saya melihat ada seseorang yang sedang beli oli Federal. dia kaget karena harganya naik. Wah apa sebab? sang penjual pun hanya bilang, dari distributor mulai naik semua. Tapi menurut saya karena Federal oil goes to Motogp. Tetap saja konsumen yang menanggung beban. Whatever lah.. selama masih mensponsori Doni Tata. Nah berikut ini adalah cara sederhana menghemat pengeluaran kita akan oli.

OLI RANTAI (CHAIN LUBE)

Memakai chain-lube atau oli rantai khusus memang dianjurkan dan oke hasilnya, tetapi sebagai warga biasa yang serba pas-pasan, oli khusus rantai terasa beban berat karena isinya yang sedikit dan cepat habis. Sedangkan kebutuhan oli rantai adalah kontinyu. Solusinya? Beli oli mesin paling murah tapi bermerek SAE API JASO apa aja boleh, tapi klo saya pakai 20W-40. Oli yang saya pakai adalah Evalube Runner 800ml ditebus dg harga Rp.18.000,- (klo beli chainlube dapat 1 biji hehe..  :P )

cara membuat: modifikasi tutup oli dengan melubangi secukupnya untuk dipasang bekas dop ban dalam motor, beri selang kecil (selang waterpass). Siap untuk dipakai melumasi rantai.

Kelebihan: Bisa dipakai berkali-kali dan berbulan-bulan. Dijamin hemat dan tidak merusak rantai karena olinya adalah oli baru.

Kelemahan: oli muncrat-muncrat dari rantai jika pertama kali rantai di-oli.. ban belakang jadi belepotan. ini bisa diatasi dengan cara jangan terlalu banyak memberikan oli pada rantai. cukup satu putaran saja. dan lap/bersihkan velg, swing-arm, dan ban belakang sesering mungkin.

kphmph.wordpress.com - oli (40)

Pelumas Rantai Modifan. Tahan berbulan-bulan.

GEAR OIL /OLI GARDAN MOTOR MATIC (SKUTIK)

Oli gardan atau gear-oil sepeda motor matic seperti mio, vario, spin memang sangat perlu, meskipun banyak yang tidak tau keberadaannya khususnya para pengguna pemula motor matic. Motor matic khususnya skutik (klo betik pake rantai) ada dua oli yg digunakan yaitu oli mesin dan oli gardan. oli mesin pergantiannya seperti biasa. sedangkan oli gardan biasanya diganti setiap 6.000km. harga mulai dari 9.000 – 12.000. isi 100ml – 140ml SAE 10W-40 API SG.

kphmph.wordpress.com-yamalube-gold-gear-oil

Untuk bisa menekan biaya oli gardan ini belilah oli mesin dengan spesifikasi sama yaitu SAE 10W-40 (Enduro 4T, Yamalube Gold, Castrol) dan gunakan sebagai pengganti oli gardan dengan penggunaan secara periodik.

Keuntungan:

Irit biaya, Oli mesin berisi 0,8L – 1 L.

Jika hanya digunakan 100ml/pergantian maka dapat digunakan 8x pergantian. jika harga per gear-oil adalah 9.000 maka 9.000 x 8 = 72.000 sedangkan harga 0,8L oli mesin adalah 30.000 jadi bisa menghemat 72.000 – 28.000 = 42.000.

jika oli gardan 140ml/pergantian (mio-J, Soul GT) maka 0li 0.8mL bisa dipakai untuk 5x pergantian. jika harga per gear-oil adalah 12.000 maka 12.000 x 5 = 60.000. harga oli mesin adalah 30.000 jadi bisa menghemat 60.000 – 30.000 = 30.000.

Kerugian:

tidak direkomendasikan pabrikan. resiko ditanggung sendiri. :roll: (tapi saya telah menerapkannya :)  )

.

SEMUA OLI SAMA

Secara teknis oli apapun pada dasarnya sama selama SAE, JASO, API sama. Tapi secara praktis tetap berbeda tergantung pemakaian dan riding style kita. Nah sebagai orang Indonesia kita tentu bangga dengan produk salah satu BUMN kita yaitu Pertamina. Memang produk lokal selalu menjadi anak tiri di negeri sendiri. Saatnya kini kita anak-emas-kan produk dalam negeri ini.

memang banyak produk oli yang beredar di Indonesia, tapi alangkah sebaiknya kita tidak terprovokasi oleh teriakan produsen yang membuat paket motor dan olinya. memilih yang terbaik adalah hak kita sebagai konsumen.

kphmph.wordpress.com-semua-oli

Oli paketan pabrikan biasanya tidak jelas siapa pembuatnya. meskipun kualitas dijamin oleh pabrikan, tetapi ketidakpuasan selalu ada. akan merugikan bangsa kita sendiri jika ternyata paketan oli tersebut dibuat oleh negara tetangga.

sudah saatnya kita beralih ke produk asli Indonesia. Mau dari manapun motornya, pelumas dan bahan bakarnya harus asli Indonesia.

wah terdengar sagat provokatif ya? Tidak masalah demi kebaikan negara ini dan anak cucu kita kelak.

mohon maaf jika ada salah satu pihak yang tersinggung atau merasa direndahkan. Sekali lagi ini bukan merendahkan produk salah satu pihak atau sebaliknya, tetapi memberi pencerahan kepada rakyat Indonesia akan pentingnya menggunakan produk lokal. Seperti ditulis KOMPASIANA .

Sebagian besar wilayah indonesia bagian barat, tepatnya pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan merupakan daerah-daerah  pemasok minyak bumi dengan kualitas terbaik di dunia. Tapi masih saja Indonesia mengimpor minyak mentah dari timur tengah. Apa masih kurang?

Ironisnya berbeda dengan negara Arab yang juga penghasil minyak bumi terbesar didunia. Ketika harga minyak dunia melambung naik, warga negara arab semakin makmur. Sedangkan naiknya harga minyak dunia adalah ancaman bagi negara kita. Deretan antrean kelangkaan BBM dimana-mana, demo, protes keras dan banyak lagi gonjang-ganjing yang terjadi.

Negara Pengimpor

Indonesia sebenarnya bukanlah negara penghasil minyak. Tetapi pengimpor minyak. bahkan diperkirakan Indonesia akan menjadi negara net importir minyak terbesar di dunia. Hal ini seiring dengan menurunnya jumlah produksi minyak mentah di negara kita. Bahkan Indonesia saat ini sudah resmi keluar dari keanggotaan OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan menjadi anggota OPIC (Organization of the Petroleum Importing Countries).

Saat ini saja penghasilan minyak mentah dari negara kita adalah sekitar 900.000 barel perhari, sedangkan kebutuhan konsumsi minyak di negara kita adalah mencapai 2 juta barel per harinya. Inilah yang menjadi alasan negara mengimpor minyak dalam jumlah yang besar per harinya. Jadi, sebagian besar minyak yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri adalah minyak impor.

Kualitas OKE

Sebenarnya jika ditinjau dari segi kualitasnya, minyak mentah di negara kita jauh lebih baik dari minyak impor yang berasal dari negara arab. Bahkan hasil residunya sangat sedikit menghasilkan aspal. Tetapi minyak dengan kualitas bagus ini bukan dinikmati untuk negeri sendiri. Minyak tersebut dijual, kemudian negara akan membeli minyak mentah dengan kualitas biasa dan dapat lebih banyak sehingga kebutuhan minyak di dalam negeri terpenuhi.

Selain untuk memenuhi kebutuhan minyak perharinya, kualitas minyak mentah yang diimpor juga menghasilkan residu berupa aspal yang lebih banyak dibandingkan minyak yang  kita ekspor. Katanya sih aspal ini yang dipakai membangun jalan-jalan di daerah pelosok.

Pantas saja jika harga minyak dunia naik, pemerintah seperti kebakaran jenggot. Namun kejanggalan negara ini adalah, sudah tahu kita mengimpor minyak dari luar negeri masih saja mensubsidi BBM. Padahal biaya subsidi BBM yang harus dikeluarkan sampai triliunan rupiah setiap tahun.

Kandungan minyak negara kita hanya 0,3% di dunia, dan gas hanya 1,7% di dunia, jadi bijak-bijaklah menggunakan minyak dan bahan bakar. Terutama yang bersubsidi.

gambar: private & google.

About these ads

About Marga

You don't wanna know! About.me/margay About.me/aku
This entry was posted in Biker Manual, Opini, Pengetahuan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

29 Responses to Opini: Beli Oli, Ganti Oli (2) Solusi?

  1. Pingback: Opini: Beli Oli, Ganti Oli (1) | kph mph : no speed limit! indo oto blog

  2. Basho says:

    Saya juga sejak 6 bulan yang lalu udah pake Pertamina Enduro (SAE 20W-50) untuk bebek saya. Dulunya selalu pake Shell AX5. Alhamdulillah, lebih joss. Bener2 anti selip kopling (bukan cuma sekedar tulisan di kemasan) :)

  3. rusmanjay says:

    apapun olinya yang penting harus rutin diganti :D

  4. Ki Salim says:

    dari atas baca ne dah semangat2 tips murah meria semua… eee… ujung2 di bawah
    kerugian : tidak direkomendasikan. resiko ditanggung sendiri.
    aduuh tepok jidaaattt..

    • 2in4 says:

      hehehe :D tidak direkomendasikan karena mungkin garansi mesin yg katanya 3 tahun bakal “hangus” :P karena sudah “sedikit melenceng” dari ketentuan yg ada di manual servis. Tapi semua itu berdasarkan pengalaman dan terbukti hingga saat ini mio saya masih ok-ok saja (mio th 2008 awal – pakai sejak 2010). Resiko ditanggung sendiri :mrgreen:

  5. An_Syahri says:

    Kerugian:

    tidak direkomendasikan. resiko ditanggung sendiri.

    Klo hematnya sich OK.. tapi tulisan ini yang bikin mikir juga mas… he..he…

    http://nzahry.wordpress.com/

  6. SuRyA says:

    saya sih awal aja deh pake oli rekomen pabrik. sisanya maunya pake yg laen aja hehehe

    http://www.dk8000.co.nr

  7. yudha depp says:

    Ngomong-ngomong Enduro racing
    malah kemarin saya baru ganti setelah
    4 bulan pemakaian Ooooopss jangan ditiru.
    Saya Enggak pernah ragu kalau oli Pertamina
    Bangga menggunakan Produk dalam negeri

    http://yudhadepp.blogspot.com/2012/12/enduro-racing-bertahan-4-bulan-mantap.html?m=1

  8. adrian says:

    sebenernya ga masalah pake oli pertamina cuma kenapa harganya lebih mahal dengan oli dari pabrik (yamalube?) dulu pernah bandingin enduro dengan yamalube aku rasa kualitasnya imbang cuma karena harganya lebih mahal jadi sekarang pake yamalube (maaf). apalagi oli baru pertamina yang khusus untuk motor 250cc, masak harganya 160ribu perliter (dari kompas.com) apa ga salah?

    • 2in4 says:

      Oli bagus memang mahal apalagi fully-synthetic, bisa ratusan ribu.

      untuk pengguna motor 250cc saran saya masbro… (boleh dipakai klo mau dan dirasa membantu, silakan diabaikan jika Anda masih ragu, intinya keputusan ada di tangan Anda.)

      siasati dengan beli oli Pertamina-nya jangan di pom bensin, tapi di toko onderdil motor milik pengusaha china, biasanya lebih murah, kualitas sama, keaslian biasanya dijamin (china gitu loh..).

      untuk oli khusus motor 250cc:

      untuk CBR 250 R kapasitas penggantian periodik 1,8L biar murah coba pakai enduro 4t racing (cocokkan dulu SAE nya – sama atau tidak dg rekomendasi pabrikan motor) beli 2 botol jadi 40.000 x 2 = 80.000 (kurang lebih). masih lebih 200cc bisa untuk melumas rantai.

      untuk ninja 250r kapasitas olinya adalah 2,4L jadi beli 3 oli enduro 4T racing (cocokkan SAE nya-sama atau tidak), jadi 3 botol x 40.000 = 120.000. masih sisa 600cc. bisa untuk melumas rantai atau disimpan untuk pergantian berikutnya.
      Ninja 250 biasanya pakai oli fuchs sikolen harga 65ribu/liter jadi 3 x 65.000 = 195.000 :D atau pake Shell Advance AX7 dengan harga Rp.47.500,- jadi 3 x 47.500 = 142.500

      *) jika SAE tidak sama sebaiknya gunakan rekomendasi pabrik atau tanyakan terlebih dahulu kepada kepala mekanik motor yg Anda gunakan.

      semoga membantu. :)

  9. ipanase says:

    buat rantai ane pake oli transmisi mobil sae 90
    buat matic pake oli garda asli
    buat megison pake enduro

  10. joko says:

    kalo gak bokek ane pake enduro, kalo bokek pake mesran

  11. kalo menurut saya ,penggantian oli sih menurut kebutuhan mesin mas
    kalo mesin masih baru mending pake oli yg agak encer (15w-40 / 10w-40) agar celah2 mesin yg masih sempit dapat terlumasi dg sempurna dan ujung2 mesin jadi awet,bayangkan pada saat mesin motor hanya dalam keadaan stasioner (1500 rpm mesin dalam kadaan dingin) saja sudah berkitir kencang namun oli terlambat dalam melumasi komponen hanya karena kekentalannya kurang encer
    kalo buat motor yg ber umur mending pake yg agak kentak (sae 15w-50/20w-50),karena oli yg agak kental mampu meredam suara yg timbul akibat keausan komponen mesin

    • marga says:

      wah sip mas. saran yg bagus dan masuk akal ;) tapi motorku ganti oli setelah jatah ganti oli gratis dari dealer habis hehehe.. (intine podho wae ora mas?)
      :oops:

      • sing penting gunakan aja patokan oli bawaan dealer dan jangan dikurangi speknya
        contoh : oli sae 10w40 api service sj jaso mb,pake aja ini sebagai patokan pembelian oli baru,jadi coba jangan di kurangi parameternya
        itu kalo di artikan
        sae=kekentalan oli (semakin kecil angkanya semakin encer)
        API service = tahun kendaraan (sj=tahun 1996 keatas) semakin tinggi semakin bagus
        jaso =untuk klasifikasi mesin (mb=mesin dg kopling kering,ma=untuk kopling basah)
        JASO mb =biasanya untuk kendaraan matic (karena koplingnya tidak terrendam oli)
        JASO ma = biasanya untuk kendarann bebek/sport
        kalo motor matik pake jaso MA masih tidak apa2
        kalo motor bebek/sport pake jaso MB bisa berabe mas soale kopling bisa selip dan berujung pada terbakarnya kopling
        jadi jangan keliru yaaaaaaaa
        merk ga jaminan

    • mene tak gawe spam ngene “trima kasih untuk komen yg menginpirasiku ,tnk’u”
      hehehehehehhehehehehehehehe :mrgreen:

  12. Lukman says:

    AHM Oil jelas kok produsen oli nya, kalo SPX Series diproduksi oleh Repsol, kalo MPX Series diproduksi oleh Federal dan Idematsu,,,

    AHM Oil SPX2 sama Pertamina Enduro Matic SAE nya sama, Base oli nya pun sama,,, paling beda aditif dan fitur aja,,,

    Saya skarang pake AHM Oil SPX2, karena AHM sangat bagua promo produknya,,, seluruh fitur dan kelebihan SPX2 dijelaskan dan tertera dgn informatif, kalo Enduro Matic saya kurang informasi apa saja benefit dan fitur nya,,, Enduro Matic gk cocok buat matic yg udh biasa pake oli SAE kental, kayak produk yamaha dan suzuki, kalo Honda sangat cocok karena memang diciptakan untuk oli SAE 10w-30, sama persis dgn enduro matic,,,

    Kalo saya alhamdulillah gk sampai berpikir ngakalin oli sampai segitunya,, saya ganti oli aja tiap 1000KM, oli gear bareng oli mesin gantinya sama2 tiap 1000km, coz saya lebih mementingkan performa daripada sisi ekonomis,,,

    Kalo bbm saya pakai premium + norival titanium, dan setiap 3000KM pake yamaha carbon cleaner,,,

    Motor saya honda vario techno pgmfi, ,

  13. Via Aprilia says:

    Assalamualaikum,

    Mas maaf, numpang copy tulisan ya buat tugas kuliah saya :)
    Sangat bermanfaat sekali, terima kasih :)

Komentar bebas : panjang, pendek, berkali-kali, terserah, ekspresikan dirimu :) You may use HTML tags and attributes.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s