tips: Asyiknya Kalau Spion Mobil Sudah Retractable


Karakter dan kebiasaan pengendara motor di ibukota dan beberapa kota besar nyaris sama. Dengan kondisi bentuk motor yang ramping dan lebih kecil dibandingkan mobil, pengendara motor pada umumnya berusaha selap-selip meskipun berada di tengah kemacetan. Termasuk ketika berada di antara mobil-mobil yang sedang antri di persimpangan jalan menunggu lampu merah berganti hijau.

Maka, inilah fenomena yang tampak di jalan raya: saat menunggu lampu merah, banyak spion mobil yang langsung terlipat perlahan-lahan. Tentu saja, untuk melipat spion agar terhindar dari kemungkinan senggolan sepeda motor, pengendara tidak perlu membuka jendela. Cukup menekan tombol retractable mirror yang terletak di dashboard. Inilah salah satu asyiknya mengendarai mobil yang sudah mengaplikasikan retractable mirror.

Praktis memang. Rectractable mirror membantu pengendara melindungi kaca spion dari kemungkinan tergores atau bahkan patah akibat benturan benda keras. Tidak hanya saat berhenti di lampu merah, ketika melintasi jalan-jalan sempit yang lurus, “keselamatan” spion juga akan jauh lebih terjamin dengan pengaplikasian fitur ini. Apalagi pada saat parkir di tempat umum. Bentuk kaca spion yang menonjol dan menjadi bagian paling lebar dari mobil memang rentan terkena benturan.

Karena kegunaan-kegunaannya itu, amat disayangkan jika rectractable mirror tidak berfungsi dengan baik. Di antara sedikit gejala yang sering menghinggapi spion yang dilengkapi teknologi ini adalah gerakan spion saat melipat agak terhambat (macet). Solusinya sangat mudah. Cukup dengan menyemprotkan spray (penetran) ke engselnya. Kemungkinan ada kotoran menempel di bagian tersebut sehingga gerakan spion agak terganggu. Seandainya gerakan tetap tersendat meskipun sudah disemprotkan spray, sebaiknya Anda tidak membongkar sendiri rumah spion. Lebih baik minta bantuan bengkel karena perlu sedikit ketelitian dan pengetahuan untuk memperbaikinya.


Gangguan lain seputar spion adalah “oblag” (tidak presisi). Selain perlu penyetelan kembali, kita dapat mencegah munculnya gangguan seperti itu. Pencegahan tersebut adalah dengan selalu memperhatikan apakah kaca spion sudah terlipat tiap kali hendak meninggalkan mobil di tempat parkir. Terutama, pada mobil-mobil yang retractable mirror-nya tidak otomatis terlipat tiap kali mesin dimatikan (perlu memencet tombol terlebih dahulu). Bukan apa-apa, ada kemungkinan spion dilipat secara manual oleh orang lain. Oleh tukang parkir, misalnya. Lipatan secara paksa inilah yang dapat membuat kaca spion tidak presisi lagi.

 
  AstraWorld

About Marga

You don't wanna know! About.me/margay About.me/aku
This entry was posted in Driver Manual, Spion Mobil and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Komentar bebas : panjang, pendek, berkali-kali, terserah, ekspresikan dirimu :) You may use HTML tags and attributes.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s