tips: Rawat Aki Agar Tidak Gampang Bermasalah


Semoga saja rencana pemerintah kita memberlakukan Wajib Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap velg dan aki kendaraan bermotor memberi manfaat banyak. Seperti dimuat di media massa, tujuan penerapan kebijakan ini untuk meningkatkan kualitas produk dan keselamatan pengendara.

Memang, kualitas yang baik akan sangat menentukan keamanan berkendara maupun perawatan mobil. Sementara menunggu kebijakan tersebut, dari sisi pengendara kita juga dapat melakukan langkah-langkah preventif. Contohnya, aki sebaiknya secara rutin kita periksa. Bukan apa-apa, aki sangat penting dalam sistem pengapian maupun kelistrikan. Pada banyak kasus, kurangnya perawatan membuat aki tekor (soak). Akibat selanjutnya adalah mesin sulit di-stater, ketika kunci kontak diputar ke posisi “START” hanya terdengar bunyi tek.. tek… tek.

Paling tidak, berikut langkah-langkah perawatan aki yang bisa Anda lakukan:

1. Pantau kuantitas maupun kualitas air aki. Mestinya air aki selalu terjaga di antara garis low level dan upper level yang biasa tertera pada kotak aki. Bila berada di bawah low level segera tambahkan. Karena, air aki berfungsi untuk membantu mendinginkan sel-sel aki. Bila air aki berkurang dan tidak segera ditambah, sel-sel di dalam aki bisa menjadi berubah bentuk (melengkung, harusnya sel-sel ini sejajar dan tegak lurus). Lengkungan sel-sel ini bisa membuat plat positif dan negatif bersentuhan, yang akhirnya memicu konsleting. Konsleting itulah yang membuat aki tidak mampu menyimpan setrum.

2. Periksa terminal-terminal pada aki. Cek apakah terjadi korosi atau tidak. Korosi dapat dibersihkan dengan menyiramkan air panas pada terminal-terminalnya. Lihat juga kabel-kabel positif dan negatif. Mungkin kendor atau longgar. Korosi dan kabel yang kendor membuat daya hantar arus listrik lemah. Sehingga, arus yang mengalir ke motor starter kecil dan tidak cukup kuat untuk memutar mesin. Beri gemuk atau grease pada terminal-terminal untuk mencegah korosi.

3. Selesai berkendara, matikan dulu komponen-komponen kelistrikan sebelum mematikan mesin, agar pada saat dihidupkan kembali beban accu fokus ke sistem STATER.

4. Jika mobil tidak digunakan dalam waktu lama, copot terminal negatif agar setrum di aki tidak terus menerus tersedot. (Untuk mobil Peugeot, pencopotan sebaiknya dilakukan oleh mekanik).

Ingat, daya tahan dan kekuatan aki sangat dipengaruhi perawatan. Biasanya, dalam satu tahun aki sudah mulai bermasalah, misalnya tidak sanggup lagi menyimpan tegangan dalam waktu yang lama. Dengan perawatan yang baik dan tepat, masa pakainya bisa lebih dari satu tahun.

Seandainya pun tiba-tiba aki mobil bermasalah ketika tengah berkendara, bagi anggota AstraWorld tidak perlu panik. Hubungi CALL AstraWorld 89 898 (ponsel) atau 500 898 (fixed line). Demikianlah saran AstraWorld. Jika Anda ingin menambahkan, kami persilakan. AstraWorld juga menyampaikan terima kasih kepada Fajar Murtiwijono atas tanggapan artikel Tips and Trick edisi Cegah Kecelakaan, Lampu Rem Bukan Sekadar Menyala & Gaya.

About Marga

You don't wanna know! About.me/margay About.me/aku
This entry was posted in Driver Manual and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Komentar bebas : panjang, pendek, berkali-kali, terserah, ekspresikan dirimu :) You may use HTML tags and attributes.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s