tips: Mobil Ber-Catalytic, Jangan Panaskan Mesin Terlalu Lama


Di halaman kantor, jalan pinggir sekolah, pasar dan beberapa area yang biasa digunakan untuk parkir sambil menunggu seseorang, sering terlihat ada mobil yang dihidupkan dalam waktu cukup lama. Tujuan pengendaranya, agar AC mobil tetap dapat berhembus sehingga menunggu di dalam mobil tetap terasa nyaman.

Kebanyakan pengendara baru menyadari bahwa kerugiannya hanyalah pada sisi pemborosan bahan bakar. Padahal tidak hanya itu, apalagi bagi mobil yang telah dilengkapi dengan catalytic converter. Jika terlalu panas, komponen yang berfungsi sebagai alat penurun emisi gas buang ini tidak dapat bekerja dengan maksimal. Bahkan, catalytic converter yang kelewat panas dapat memicu kebakaran hebat bila di dekatnya terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar. Kertas, daun-daun kering yang terbang, misalnya.

Secara teknis, sebenarnya pemanasan suhu pada catalytic converter memang disengaja. Itu sebabnya komponen ini ditempatkan setelah exhaust manifold agar terkena imbas dari gas buang mesin yang panas. Pada saat panas itulah catalytic converter dapat berfungsi sebagai katalis dalam mereduksi gas buang (seperti Hidrocarbon, Carbonmonoksida, Nitrogen Oksida).

Meskipun bekerja saat panas, suhu pada catalytic converter tidak diperkenankan melebihi ambang batas yang telah ditentukan (sekitar 400-500 derajat celcius). Suhu komponen ini akan terjaga melalui hembusan angin yang datang akibat mobil yang berjalan. Itu sebabnya, jika mesin ber-catalytic converter dipanaskan dalam waktu lama pada kondisi idle, kenaikan suhunya akan melebihi ambang batas aman. Selanjutnya, catalytic converter membara seperti arang yang siap membakar.

Karena itu, ikutilah buku manual. Di sana tercantum keterangan bahwa jangan memanaskan mesin atau menghidupkan kendaraan dalam kondisi diam lebih dari 20 menit. Sebaiknya pula tidak berhenti dan memarkir kendaraan di atas benda yang mudah terbakar seperti rumput, dedaunan atau tumpukan kertas. Seandainya pun sedang parkir dan menunggu seseorang, jauh lebih baik bila mesin Anda matikan, kunci pintu dan keluar dari mobil.

 

Powered by:

 

About Marga

You don't wanna know! About.me/margay About.me/aku
This entry was posted in Driver Manual and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to tips: Mobil Ber-Catalytic, Jangan Panaskan Mesin Terlalu Lama

  1. herdy says:

    ok thx for info. berarti jika di siasati pasang cooling fan n blow it, boleh yaa

    • marga says:

      ya klo cooling fan-nya menghasilkan angin yang cukup boleh juga kayaknya😉

      *BTW ngapain memanaskan mesin terlalu lama? BBM naik masBro hehehe.. 10 menit sudah sangat cukup. malah klo saya biasanya 5 menit😛

Komentar bebas : panjang, pendek, berkali-kali, terserah, ekspresikan dirimu :) You may use HTML tags and attributes.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s