Tipe-tipe Frame / Rangka Sepeda Motor


RANGKA SEPEDA MOTOR

Ditinjau dari segi struktur atau bentuk rangka mempunyai fungsi antara lain harus mampu menempatkan dan menopang mesin, transmisi, suspensi dan sistem kelistrikan, serta komponen-komponen lain yang ada dalam sepeda motor. Oleh karena itu rangka sebaiknya kuat dan kaku tapi ringan. Sedangkan jika ditinjau dad segi geometri, rangka harus sesuai dengan geometri yang diinginkan sistem kemudi dan suspensi. Rangka juga harus mampu menjaga roda tetap sejajar lurus antara depan dan belakang. Bahan utama rangka sepeda motor adalah plastik dan logam. Bagian rangka yang terbuat dari plastik misalnya penahan angin, penutup rangka dan pelindung roda. Sedangkan bagian utama yang terbuat dari logam, misalnya rangka utama, kemudi, lengan ayun dan dudukan mesin.

Teknologi rangka sepeda motor dapat dikatakan tidak mengalami perkembangan yang pesat. Sejak dulu konstruksi rangka relatif sama. Bentuk komponen rangka pada dasarnya ada tiga macam, yaitu silinder (contohnya penghubung rangka dan poros kemudi), persegi (contohnya lengan ayun), dan plat (contohnya dudukan jok). Rangka berkaitan erat dengan bodi. Oleh karena itu bentuk rangka mempengaruhi bentuk bodi motor. Kalau terjadi kerusakan pada rangka, maka akan menimbulkan kerusakan pada bodi juga karena bodi menempel pada rangka.

Tipe Rangka Sepeda Motor:

  1. Pressed (rangka pres)
  2. Single Cradle (rangka bak tunggal)
  3. Half-duplex Cradle (rangka bak semi ganda)
  4. Full-duplex Cradle (rangka bak ganda)
  5. Perimeter
  6. Spine atau Backbone (rangka tulang punggung)
  7. Beam (rangka balok penyeimbang)
  8. Monocoque (rangka cangkang)
  9. Trellis (rangka teralis)
  10. Diamond (rangka berlian)

Lebih lanjut kita bahas satu persatu

1.      Pressed (rangka pres)

Frame diproduksi secara massal dari lembaran logam yang ditekan atau dicap ke dalam bentuk. Biasanya struktur tunggal-cradle digunakan.

Contoh motor yang menggunakan frame ini adalah Ducati 65T, Honda Dream, Honda Super Cub (C100, C102, C65, CM90, CM91, C110, C50, C70, C90)


2.      Single Cradle (rangka bak tunggal)

 
rangka motor tipe cradle

Mesin sepeda motor terpaut pada sebuah dudukan tunggal dengan tulang belakang tunggal. Single Cradle atau dudukan tunggal adalah jenis yang paling sederhana dari frame sepeda motor, dan terlihat mirip dengan frame sepeda motor pertama. Hal ini dibuat dari tabung baja yang mengelilingi mesin dengan tabung utama di atas dan tabung diameter yang lebih kecil di bawahnya. Jika dudukan tunggal menjadi ganda pada knalpot, seperti yang sering terjadi, ini disebut sebagai split single cradle frame. Frame dudukan tunggal biasanya ditemukan di sepeda motor off-road.

Contohnya digunakan pada sepeda motor klasik seperti Zundapp, Honda CB450, KTM 200EXC 2003, 2009 Triumph Scrambler, dan beberapa tipe scooter matic


3.      Half-duplex Cradle (rangka bak semi dobel)

Mesin sepeda motor dipegang dalam dudukan ganda dengan tulang belakang tunggal dan downtube tunggal.

Contoh digunakan pada sepeda motor Suzuki GSX250, Suzuki TS50ER, Kawasaki KLR650, Yamaha WR250R


4.      Full-duplex Cradle (rangka bak dobel / double cradle)

Mesin sepeda motor dikaitkan penuh pada dua cradle/dudukan terpisah, biasanya dengan tulang belakang tunggal.

Contoh digunakan pada sepeda motor Norton Manx, Suzuki TS50X, BMW 500 Supercharger, Aprilia RX125, 2003 Kawasaki Vulcan 2000, Piaggio GP800 Scooter, 1995 Suzuki GSX-R750, 2011 KTM 150XC, dan banyak jenis scooter matik yang memakainya.

Untuk semua rangka Cradle

Keuntungan: Konstruksi masih sederhana (belum terlalu kompleks)
Manfaat: frame tersebut mungkin lebih toleran pada penggunaan ekstrim (off road / motocross memakai rangka ini di kebanyakan motor mereka)


5.      Perimeter

Rangka perimeter ini paling banyak digunakan pada motor sport modern. Ada yang menyebut rangka jenis ini sebagai Twin Spar Frame. Konsep dasar desain rangka perimeter adalah memperpendek jarak antara setang kemudi dan lengan ayun, dengan tujuan agar segala macam efek-efek mekanika bahan pembuat rangka seperti elastisitas serta getaran akibat raungan mesin yang sedang dipacu dapat diminimalisir sehingga dapat menambah kekakuan (Rigidity) sepeda motor. Segala efek-efek kelendutan akibat jarak setang dan lengan ayun yang panjang dapat dikurangi. Awalnya Rangka ini memakai bahan baja, tapi sekarang umumnya beralih ke pemakaian allumunium alloy yang beratnya sepertiga dari berat baja untuk mengurangi beban motor. Bahkan untuk motor balap, bahan yang digunakan dapat berupa serat karbon yang lebih ringan tapi lebih kuat.

Animasi Mesin Press Aluminium

Keuntungan: Salah satu frame terbaik / paling sporty / paling maju yang diaplikasikan ke sepeda motor
Manfaat: pada sepeda motor sport memberikan kesan tajam, dan memberikan kestabilan dalam pengereman

Penggunaan Rangka Perimeter contohnya pada Bajaj Pulsar 200NS, Yamaha R15, BBR Motocross, dan banyak motorsport ber cc besar lainnya

Deltabox (kontroversial dan saya minta pencerahan dari bro semua)

Deltabox (kontroversial dan bikin pusing menjelaskannya karena kurangnya sumber yang bisa dipercaya).

Kebanyakan rangka perimeter biasanya kita sebut dengan deltabox. Padahal ini salah, kata Deltabox sendiri  dikenalkan pertama kali oleh Yamaha Motor Company of Iwata, Shizuoka, Japan. (Ingat, sebutkan kata Deltabox hanya untuk Motor YAMAHA, sedangkan motor merk lain sebaiknya gunakan istilah perimeter frame – pertamax gitu loh).

Delta pada deltabox - menurut Yamaha Motor India

Versi Yamaha India:

Frame ini memiliki struktur yang menghubungkan pipa kepala dan poros dalam garis selurus mungkin. Merancang rangka untuk YZF-R15 dengan keseimbangan optimal longitudinal, lateral dan kekakuan torsional telah memberikan model ini perasaan berkendara berkualitas tinggi.

“Delta berarti bentuk segitiga dari bingkai yang dibentuk oleh tiga poin dari ujung bawah dan atas dari pipa kepala dan pivot point belakang. Dan, karena penampang frame adalah bentuk kotak, itu disebut frame deltabox. Frame pertama dengan bentuk dasar yang digunakan pada Yamaha YZR500 GP500 (MotoGP saat ini) kelas mesin balap kembali pada tahun 1983, dan itu terbukti menjadi rangka yang baik untuk meningkatkan stabilitas handling mesin. Sejak itu bentuk telah berkembang dalam berbagai cara dan telah menjadi jenis kerangka dasar yang digunakan pada sebagian besar sepeda supersport dunia. “

Frame adalah bagian utama dari sepeda motor yang menentukan bagaimana mesin ditunggangi dan ditangani selama garis lurus berjalan, dalam kondisi stres tinggi seperti percepatan dan kurva. Jika rangka terlalu kaku itu membuat tidak nyaman ditunggangi dan tidak memiliki fleksibilitas untuk menyerap guncangan. Jadi “keseimbangan kekakuan/rigiditas” yang baik diperlukan, dan itulah yang difokuskan Yamaha dalam desain rangka. Dalam hal tertentu, kekakuan diuji dengan memperbaiki pipa kepala dan menganalisis hasil penerapan berlaku pada pivot point dimana arm belakang terpasang. Angkatan diterapkan longitudinal, lateral dan Torsionally (memutar) dan keseimbangan kekakuan disesuaikan berdasarkan hasil. Bingkai deltabox memiliki struktur yang membuatnya mudah untuk mendapatkan kekuatan yang cukup dan keseimbangan kekakuan yang baik. Ini adalah desain umpan balik dari balapan kelas dunia.

Versi jalan Pertama, untuk masyarakat umum (massal) , muncul pada tahun 1987 pada Yamaha FZR1000. Kemudian mulai mulai digunakan di banyak motor sport Yamaha dari tahun 1990-an hingga hari ini!

Pada tahun 1982, motor balap Yamaha YZR500 OW61 memperkenalkan sejumlah inisiatif: mesin V4 pertama di sepeda motor 500cc Grand Prix, sebuah struktur rangka baru, yang dikembangkan oleh insinyur Spanyol Antonio Cobas, yang merupakan dasar untuk frame deltabox. Digunakan oleh Maserati di “Birdcage” 61 Tipo, deltabox ini didasarkan pada teori bahwa segitiga (delta), lebih kaku dari persegi. Dengan menggunakan diagonal dari kepala kemudi ke poros lengan ayun, frame segitiga versus kotak persegi panjang seperti bingkai backbone. Desain memungkinkan mesin untuk menggantung dari bingkai atas yang membuai, dan karenanya dapat diposisikan dalam chasis serendah mungkin.

Dengan menggunakan Controlled flow die-casting, proses hi-tech yang memperkenalkan paduan di bawah tekanan tinggi ke ruang hampa. Hal ini membatasi gelembung udara dan memungkinkan pengecoran yang akan dibuat sangat tipis di mana kekuatan tidak diperlukan dan lebih tebal pada titik-titik stres. Hasil akhirnya adalah komponen yang ringan, kuat dan konsisten tepat jika dibandingkan dengan metode lainnya dari casting atau pengelasan. Bingkai Delta-box menggunakan proses ini dan menawarkan hingga empat kali kekakuan (kurang fleksibel) dibandingkan desain lainnya.

Sekarang muncul pada produk Yamaha, termasuk semua peluncur salju.

Ada Deltabox I, Deltabox II dan pada tahun 2002, Yamaha merilis baru dikembangkan “deltabox III” frame yang, dengan konstruksi hydro yang terbentuk, secara dramatis mengurangi jumlah pengelasan bingkai. Perubahan ini meningkatkan kekakuan frame sebesar 30%! ada Deltabox V seperti pada Yamaha R1.

Keuntungan:

  1. Berat kendaraan dapat dikurangi karena material yang digunakan bisa dari material yang sangat ringan (aluminium ataupun serat karbon), keuntungan ini sangat berguna di dunia balap yang memiliki regulasi  berat kendaraan, sehingga pengurangan ini memberikan kesempatan bagi komponen racing lainnya untuk dapat diaplikasikan ke sepeda motor.
  2. Kekakuan (rigiditas) chasis kendaraan dapat meningkatkan kinerja fungsi dasar yaitu”berjalan, berbalik, dan berhenti”
  3. Stabilitas posisi kemudi dan kecepatan handling juga tercapai.

Deltabox digunakan pada motor keluaran Yamaha “R” series seperti YZF-R1, YZF-R6, bahkan Yamaha V-Ixion (R15)

                                    


6.      Spine atau Backbone (rangka tulang punggung)

     

Mesin sepeda motor tergantung di tulang belakang tunggal. Kerangka backbone memungkinkan fleksibilitas yang besar dalam desain, karena disembunyikan di dalam sepeda motor. Mesin sepertinya menggantung di udara. Hal ini sederhana dan murah untuk membuatnya, dan digunakan terutama pada sepeda motor Naked dan off-road.

Keuntungan: Konstruksi sederhana
Manfaat: Untuk pelanggan, frame tersebut tidak menambahkan banyak biaya produksi sepeda motor sehingga harga sepeda motor jadi murah.

Contoh penggunaan pada motor Honda CB 82 Benly, Kawasaki Z1000,


7.      Beam (rangka balok penyeimbang)

Adalah jenis rangka yang paling banyak digunakan pada sepeda motor. Biasanya rangka ini terbuat dari material aluminium karena aluminium memiliki berat sepertiga dari berat baja.

Rangka tipe Beam digunakan pada sepeda motor seperti Daimler Reitwagen (1885), Buell Lightning X, Yamaha FZR600, Honda VFR750F, Kawasaki ZX-10R (Ninja ZX-10R), dan kebanyakan motor sport keluaran baru.


8.      Monocoque (rangka cangkang)

Monocoque berasal dari bahasa Perancis yang berarti cangkang tunggal (mono berarti tunggal dan coque berarti cangkang). Konstruksi monocoque berarti konstruksi yang dapat mendistribusikan seluruh gaya keseluruh cangkang seperti halnya kulit telur. Konstruksi ini pertama sekali dikembangkan pada industri pesawat terbang pada awal tahun 1930-an, dan kemudian dikembangkan pada kendaraan bermotor, kapal, sepeda, bangunan.

Contohnya digunakan oleh motor 1944 Piaggio MP5, Honda NR500, Ducati Desmosedici GP9, Kawasaki ZX12R, 2008 Kawasaki ZX14, 2011 Moto Guzzi V12, Ducati 1199 Panigale


9.      Trellis (rangka teralis)

Rangka ini menghubungkan beban kepala kemudi tabung ke poros swingarm yang secara langsung mungkin dengan menggunakan hollow segmen bagian struktural dalam penguatan triangulasi. Umumnya terbuat dari logam bagian tabung bulat dilas atau dibrazing bersama-sama, bentuk oval & ditekan juga digunakan. Dalam beberapa frame hybrid casting yang digunakan di kepala kemudi / daerah poros swingarm untuk meningkatkan kekuatan. Mereka bekerja dengan baik untuk sepeda motor dengan menciptakan bingkai kisi yang kuat balok lintang-jenis ringan yang memungkinkan penempatan mesin & komponen dan akses untuk pemeliharaan.

Rangka teralis banyak digunakan pada sepeda motor italia. Rangka ini menganut konsep dan dasar pemikiran yang sama dengan rangka perimeter tentu dengan perbedaan bentuk. Rangka Teralis biasanya berbentuk jalinan pipa-pipa turbular yang dilas satu-persatu. Bagi Produsen sepeda motor seperti Ducati dan MV agusta, memproduksi rangka teralis lebih murah daripada rangka perimeter. Rangka Perimeter akan ekonomis jika telah menyentuh basis produksi masal. Biaya riset rangka teralis pun murah. Semakin banyak pipa-pipa menyilang maka rangka akan semakin kaku, begitu juga sebaliknya. Tugas dari para periset sasis ducati menentukan setingan kekakuan rangka yang diinginkan dengan hanya menambah dan mengurangi potongan pipa pada rangka. Bayangkan dengan apa yang dilakukan untuk menentukan setingan kekakuan rangka perimeter yang tepat. Para periset harus menghitung berbagai macam variable macam kerapatan bahan dll, belum lagi harus membuat prototype baru setiap kali riset.

Keuntungan: Selain memberi kesan sporty, frame dapat berdiri terpisah sebagai bagian dari styling motor
Manfaat: Handling menjadi lebih tajam / sporty dan sepeda motor dapat dibuat lebih ringan bobotnya

Contoh tralis ini digunakan pada motor Honda VTR250, KTM 690 Enduro, Ducati Monster dan Sebagian besar motor Ducati keluaran terbaru (streetfighter), juga oleh sebagian besar motor dari pabrikan Italy seperti KTM, Aprilia, Polini, dsb.


10.  Diamond (rangka berlian)

Adalah rangka yang paling banyak digunakan di sepeda motor. Nama diamond atau berlian diambil dari bentuk rangka sepeda genjot yang seperti diamond atau berlian. Pada Sepeda motor, rangka berlian berbentuk seperti rangka sepeda yang di rangka tersebut terdapat bilah atau bagian yang terkesan menggantung (down tube) seperti garpu depan sepeda genjot.

Keuntungan: Konstruksi tidak sangat kompleks, penghematan biaya
Manfaat: frame tersebut sebagian besar ringan

Contoh digunakan pada 2009 Yamaha FZ16 (Yamaha Byson), Suzuki SV650S, 2010 Honda CBF150 (New MegaPro), 2013 Kawasaki Ninja 300, Honda CB500X, 2012 Yamaha FZ6R, 2012 Honda CBR250R, Bajaj Pulsar 135 LS, Honda Tiger 2000,

Mohon maaf jikalau ada kata atau kalimat yang kurang pas atau salah dalam penulisan, karena sebagian juga ada yang diterjemahkan dari bahasa Inggris. Artikel ini bikin pusing kepala… waspadalah…waspadalah…

Sumber : Mbah Google, Ensiklopedia, diseno-art , bro tofik at tmcblog, bro krisnadipayana2, bro putradwilaksana, dan bro-bro semua yang pernah mengulas type frame sepeda motor, dan telah diolah supaya lengkap (berbagai sumber lah) J — yang gak disebut jangan marah :D

About these ads

About Marga

You don't wanna know! About.me/margay About.me/aku
This entry was posted in Rangka / Frame Motor and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

26 Responses to Tipe-tipe Frame / Rangka Sepeda Motor

  1. daivan says:

    berarti cb150r lebih condong ke ‘diamond frame wtih truss structure’ daripada ke trellis beneran ya? –

  2. Bambang Sugeng says:

    Salah besar mas bro! Teknologi frame Deltabox bukan milik Yamaha doang, tapi juga sudah dipatenkan oleh MINERVA-SACHS Germany Technology. Lihat saja buktinya nempel di rangka Minerva R150VX. Kalau memang Deltabox cuma punya Yamaha, tentu sudah ada gugatan hak cipta dari dulu. Lha wong bloger besar seperti TMC aja mengakuinya kok. Silahkan pelototin buktinya:
    http://tmcblog.com/2010/04/27/test-ride-minerva-r150vx/
    https://lekdjie.wordpress.com/2011/01/27/test-test-test-dab/minerva-merah-r150vx/
    http://kangmase.wordpress.com/2011/07/02/mau-motor-sport-berfairing-150cc-mending-minerva-r150vx-atau-viar-vixr/
    http://smpnegeri4sda-9d35-willi.blogspot.com/2011/03/r150-vx-tulang-punggung-minerva.html

    • ASIMO says:

      bro Bambang Sugeng.. maaf komennya masuk spam tadi (lebih dari 1 link soalnya)… :)

      makasih bro masukannya… saya menulis juga sudah dipikir dulu dan tidak mau menyesatkan orang lain dan diri saya…
      setelah berkunjung ke rumah mbah Google dan bertanya ini itu… saya pun tidak mendapatkan kata Deltabox di official website motor pabrikan besar selain Yamaha… :-?

      kata Deltabox mungkin memang paling banyak digunakan oleh orang Indonesia… untuk di luar Indonesia khususnya di eropa dan amerika lebih banyak digunakan istilah twin-spar-frame (sisi rangka yang saling berhadapan/frontal) ataupun perimeter frame.

      Deltabox adalah sejenis rangka perimeter. Deltabox boleh dikatakan rangka perimeter, tapi rangka perimeter belum tentu deltabox. Deltabox dan perimeter frame berbeda dalam filosofi bentuk ataupun proses pencetakannya… sehingga deltabox dan perimeter memang serupa tapi tak sama… deltabox berbentuk delta atau segitiga (lihat gambar di postingan) sedangkan perimeter bisa berbentuk segi empat, oval, bahkan bulat.

      untuk para bro senior, saya yakin mereka sudah tahu dan lebih paham dari saya. para senior pasti hanya mengikuti tradisi/kebiasaan masarakat Indonesia akan kata “deltabox”, terlebih di indonesia yamaha v-ixion menggunakan deltabox.

      untuk frame di Minerva:
      minerva “meniru” frame Yamaha r15/V-ixion yang memang Deltabox (dan ada stikernya/labelnya. – rangka tubular trellis tidak akan berubah menjadi deltabox jika dipasangi stiker “deltabox”) jika masalah paten atau enggaknya saya belum tahu… karena Yamaha juga tidak bilang patent-patenan :) dan Sachs sendiri memang pabrikan nenek moyang dari Jeman dan yamaha tau bagaimana cara menghormati yang lebih tua :D

      tolong koreksi lagi jika ada yang salah, sekali lagi terima kasih atas masukannya bro :)

      *) ada yang berpendapat lain? ayo kita cari solusinya bersama :D
      NB: bukan FBH atau FBY

  3. mendoan says:

    sangat informatif tapi saya susah membedakannya…

  4. haryudh4 says:

    Masih bingung antara perbedaan parimeter, deltabox n beam? Kayanya sama aja deh, cuma beda penyebutan aja di masing2 merk motor. IMHO :)

    Oh iya, setau Saya rangka CBR 250 itu double cradle deh ya? Hehe, kurang ngerti juga sih sebutannya :)

    Juga press sama monokok kayanya sama deh, bodi = rangka. Jadi bodi dan rangka itu adalah 1 kesatuan. Biar gak repot, definisi Saya selama ini begitu :D

    • ASIMO says:

      memeng eh memeng… memang maksude.. :D (driji genit) MEMANG susah membedakannya bagi kita para biker apalagi untuk para driver (IMO~ In My Opinion)…
      gini bro… rangka memang bermacam-macam dan kebanyakan rangka itu serupa tapi tak sama: (panjang dan laaaaamaaaaa)

      PERIMETER :
      – perimeter di sini peng-arti-an-nya lebih ke pembatas/pagar tertutup
      – bentuk belum tentu segitiga (baik segitiga sama sisi, sama kaki, atau sama rata :D), bentuk bisa bermacam macam.
      – segitiga pada pertemuan as kemudi lebih ke depan sehingga lubang as kemudi lebih terlihat menyatu dengan rangka. ini sangat berpengaruh pada kestabilan corner / handling.

      DELTABOX:
      – termasuk ke dalam rangka perimeter dan juga ane belum nemu yang berbentuk tubular (pipa tabung)…
      – deltabox bermacam-macam tipe mulai dari deltabox I, deltabox II, III, V
      – digunakan oleh kebanyakan motor-sport injeksi (DOHC dan SOHC) Yamaha keluaran terbaru setelah tahun 90-an

      BEAM:
      – beam (rangka/frame balok penyeimbang) sendiri mirip rangka perimeter tapi penyeimbang-nya lebih terlihat nyata dan panjang (penggunaan seperti pada perahu tradisional bercadik nelayan kita)
      – segitiga pada pertemuan di as kemudi posisinya lebih ke belakang… (jadi tabung/lubang as kemudi terlihat lebih menabung :D ~ berbentuk tabung maksude)
      – ada balok penyeimbang-nya, biasanya berbentuk segitiga (ada juga bentuk memanjang ~ honda vfr750f:lihat gambar~ /bentuk lainnya) terletak di sisi luar bagian depan rangka seperti pada rangka Aprilia RSV4 (lihat gambar)

      untuk lebih jelasnya silakan cermati gambar pada postingan di atas :)

      PRESSED dan MONOCOQUE:
      – rangka pressed biasanya terbuat dari lembaran plat (biasanya tipis dan berbentuk lembaran ~ bukan besi balok) yang dibentuk tertentu dan biasanya pula terdapat rongga di dalam plat hasil bentukan tersebut (mirip pada kaleng susu atau kaleng roti). rangka pressed adalah rangka yang seder

      – monocoque lebih banyak terbuat dari material modern seperti aluminium dan serat karbon. monocoque sendiri adalah rangka yang menyesuaikan bentuk/desain mesin (akan lebih mudah dalam servis rutin pada mesin v-twin (depan belakang/bukan single paralel/paralel segaris) dengan rangka monocoque daripada rangka perimeter. monocoque bisa berbentuk apa saja (asalkan tetap pada prinsip “mono”-nya yaitu satu). rangka monocoqe adalah rangka yang simple tetapi bisa juga kompleks dan biasanya terbuat dari bahan die-cast balok yang kokoh, namun ada juga yang tubular.

      CBR250 Rangka Double Cradle <— kayaknya salah bro :D
      Double Cradle: Rangka menyangga mesin bagian bawah juga (mesin di dalam rangka) seperti pada ninja 2 tak lama
      Diamond Frame: Mesin menggantung pada rangka, bagian bawah mesin tidak disangga rangka. jelas terlihat pada Honda NMP. CBR250 R juga jelas mesin masih menggantung pada rangka (lihat gambar) :)

      BODY = RANGKA tidak selamanya benar bro…
      Body termasuk di dalamnya adalah rangka, tangki, (motorsport)
      rangka adalah bagian dari body… :)
      chassis/frame=rangka adalah benar :)

      Semoga bisa memberi pencerahan untuk para biker semua :D (mode sok activated)
      ayo tolong kalo salah dikasih tau yang bener gimana :) makasih banyak bro…

  5. yoyoy says:

    nice info gan,nambah ilmu jadinya nih,,,,,tapi dari tulisan di atas r15 pake perimeter sementara vixion delta box,,,apa benar bgtu,bukannya basis r15&vixion itu sama,termasuk sasis
    atau dgn kata lain Delta Box itu perimeter.tapi tdk semua perimeter itu delta box

    • ASIMO says:

      BET!ul
      Deltabox termasuk ke dalam rangka perimeter… so rangka R15 adalah perimeter = betul, dan rangka V-ixion adalah deltabox = benar :D

      secara… deltabox itu yamaha… tengsin dan ogah juga Bajaj make deltabox… perimeter aja kalee :P ntar dikira nyontek …

  6. semedi dulu cari info deltabox… ngeganjel banget nih kata… mungkin artikel akan diedit kalo gini caranya…
    takut dibilang ngarang… :(

  7. kharis27 says:

    wah lengkap amirrrr :D

  8. Nofgi says:

    Infonya mantab nih sob …
    Masih agak bingung juga soal kata Deltabox itu, setahu saya memang kata Deltabox adalah sebutan rangka twin spar untuk motor2 kluaran pabrikan Yamaha … (CMIIW).

    http://nofgipiston.wordpress.com/2012/11/17/lebih-suka-motor-sport-bermesin-dohc-atau-bermesin-sohc/

  9. baker's riderhood says:

    Informasi edukatif nih.. ane masih blm bisa merasakan bener sih perbedaannya..
    Btw, kalo Honda cs1, Sonic RS ,Kawasaki Athlete dan Satria F150 termasuk rangka tipe apa ya? Apa ada beda walaupun beberapa ada kesamaaan tipe bebek sport, yg biasa disebut ayago gitu?

    Maaf ya, mohon pencerahannya.. Trims

  10. ipanase says:

    kerennnnnnnnnnnnnnnnnn :D ada rangka campuran juga :D

  11. wah, komplit tenan..
    nice info sob…

  12. Pingback: Teknologi Balap MotoGP Ada di Yamaha YZF-R1 | motogpnews.biz

  13. atha says:

    rangka deltabox juga dipunyai honda lho… contohnya di cbr 150r (old/new)
    coba aja cari gambar rangkanya pasti ada keterangan kalau itu deltabox

  14. marga says:

    Untuk sport deltabox atau perimeter frame lebih ok.
    untuk turing lebih oke diamond frame.
    kalau mau beli motor batangan Indonesia silakan pelajari dulu karakter frame nya.
    semoga bermanfaat.

  15. anggara_s says:

    bisa nggak buat rangka sendiri dengan contoh beberapa frame tsb.

  16. rahmad says:

    nice info

Komentar bebas : panjang, pendek, berkali-kali, terserah, ekspresikan dirimu :) You may use HTML tags and attributes.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s